SEKATOJAMBI.COM, TEBO – Menjelang Ramadhan, Polres Tebo mencatat peningkatan signifikan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tebo sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Kapolres Tebo, AKBP Triyanto, menyampaikan berdasarkan data Satlantas Polres Tebo, pada tahun 2025 tercatat 128 kasus kecelakaan lalu lintas.
Angka ini meningkat cukup tajam dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 97 kejadian.
“Dari data yang kami himpun, jumlah kecelakaan meningkat dibandingkan tahun 2024,” ujarnya.
Tak hanya jumlah kejadian yang meningkat, kerugian materiil akibat kecelakaan juga melonjak drastis.
Pada tahun 2025, total kerugian materiil tercatat mencapai lebih dari Rp1 miliar, sementara pada tahun 2024 kerugian diperkirakan sekitar Rp400 juta.
Dari sisi korban, sepanjang tahun 2025 tercatat 33 orang meninggal dunia, 9 orang luka berat, dan 234 orang luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tebo.
Menurut AKBP Triyanto, kecelakaan terjadi akibat berbagai faktor, seperti pengemudi mengantuk, kurang konsentrasi, melaju dengan kecepatan tinggi, serta tidak mematuhi aturan lalu lintas.
Selain itu, kondisi jalan dan kendaraan yang tidak layak juga turut menjadi penyebab.
“Kami terus mengimbau masyarakat agar berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berkendara,” pungkasnya.
































